PENTING: UNTUK MELAKUKAN DEPOSIT, KAMI MOHON KONFIRMASI TERLEBIH DAHULU REKENING BANK , TERIMA KASIH ^_^ (MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW 50RB) (PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN BEBAS ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.300.000,- DAN PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN SATU ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.1000.000,-) (PROMO BONUS DEPOSIT 10% SPORTSBOOK) (PROMO BONUS ROLLINGAN CASINO 0.7% + CASHBACK 5%)
  • CUSTOMER SERVICE 24 JAM
  • PIN Blackberry Messenger D1E070C7
  • WhatsApp - No. Telepon +85511811865
  • Line MessengerSUKABET77
  • WechatSUKABET77
  • Yahoo SUKABET77

Presiden Roma Menilai Liga Champions Sudah Darurat VAR

PUBLISHED 05-05-2018 BY Admin Web SUKABET77 Tags: , , , , , ,

Presiden Roma Menilai Liga Champions Sudah Darurat VAR

Bandar Judi Bola – Presiden Roma menilai Liga Champions sudah darurat VAR. Kompetisi sepakbola tertinggi di benua Eropa, yakni Liga Champions, dinilai sudah darurat VAR. Hal itu diungkapkan oleh Presiden klub AS Roma.

Presiden Roma Menilai Liga Champions Sudah Darurat VAR

Babak semifinal Liga Champions musim ini telah selesai digelar, dimana dua tim dari dua liga akan bertemu di final. Raksasa Spanyol, Real Madrid, berhasil melaju ke final setelah menyingkirkan Bayern Munich.

Lalu ada wakil Inggris yang diwakili oleh Liverpool. Tim besutan Juergen Klopp itu berhasil merebut tiket ke final setelah menang total agregat di pertemuan pertama. Meski Roma berhasil membalikkan kedudukan pada leg kedua, The Reds Liverpool tetap melaju ke final dengan total agregat 7-6.

Namun dari dua babak semifinal yang mempertemukan 4 tim, ada satu kesamaan yang dirasakan oleh dua tim yang mengalami kekalahan. Bayern dan AS Roma sama-sama merasakan kerugian akibat keputusan wasit.

Lihat Juga :

Saat babak semifinal antara Real Madrid dengan Bayern Munich, pasukan Jupp Heynckes dirugikan oleh wasit Cuneyt Cakir. Kala itu pemain Madrid, Marcello terlihat jelas melakukan handball di kotak penalti. Dan striker Munchen, Robert Lewandowski bahkan dijatuhkan dua kali di kotak terlarang, tapi wasit tidak menunjuk titik putih.

Tak jauh berbeda, Il Giallorossi pun mengalami hal yang tak jauh berbeda. Edin Dzeko yang dinilai offside saat berhadapan dengan Karius, dan Patrik Schick dijatuhkan dalam waktu yang hanya berselang beberapa menit. Dan di menit 65, punggawa The Reds melakukan handball, tapi wasit kembali tak menjatuhkan hukuman.

Melihat timnya dan tim lain dirugikan, Presiden Roma menilai Liga Champions sudah darurat VAR. James Pallota bahkan menumpahkan kekesalannya secara terbuka, seperti yang dikutip di Football Italia.

“Anda semua bisa melihatnya, di beberapa kesempatan tim kami dirugikan oleh keputusan wasit. Begitu juga saat laga Madrid kontra Munchen, dimana Marcello sendiri mengakui handball tersebut. Semua orang melihat dua handball itu, hanya yang dilapangan saja yang tidak bisa melihatnya.” ungkap Pallota dengan raut wajah kesal.

“Kita tidak bisa mengulang kejadian yang sama di musim depan. Liga Champions sudah waktunya menggunakan VAR (Video Assistant Referee), seperti yang sudah diterapkan di beberapa liga di eropa. Namun jika VAR sudah diterapkan di pertandingan yang lalu, saya tak yakin tentang siapa yang akan melaju ke final.” tutup Presiden Il Giallorossi.

Bandar Judi Bola  | Agen Casino SBOBET | Promo Sabung Ayam | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker OnlineAgen Tembak Ikan |Main Sabung Ayam| Judi Sabung Ayam | Sukabet77

PROMO